Beberapa tahun yang lalu,saya sengaja memperhatikan seorang teman yang lagi Shalat.Tiap gerak gerik saya perhatikan dengan teliti.Saat itu saya benar-benar seperti juri yang sedang menilai seseorang.Alangkah kagetnya saya melihat gerakan shalatnya.Gerakannya begitu cepat dan hanya 60 detik Shalatnya sudah selesai.Padahal dia lagi Shalat Isa lo...
Saat dia selesai mengucap Salam,saya-pun iseng bertanya.
"Shalatnya cepat bangat cuy?
Jawaban yang saya dapat
"Kalau lama-lama,fikiran jadi kemana-kemana,terbayang si ini-lah,itu-lah...tidak bisa fokus,..
"Ya,kan setidaknya ga secepat itu cuy,setiap gerak shalat,ada kok bacaannya.Emang sempat dibaca semua?
"Iya sih, tapi ga bisa fokus cuy kalau lama-lama.Ajarin-lah bagaimana cara fokus saat Shalat,..
Saya justru salut jadinya,dia tidak menampik bahwa dalam shalatnya kurang fokus,malah minta kasih saran bagaimana caranya biar bisa fokus.
Sebenarnya dalam hal fokus,tampa kita sadari,ke-fokusan itu bisa ditiap pribadi manusia,tanpa belajar susah payah bagaimana caranya biar bisa fokus,bahkan bisa 100%.Tapi sayangnya fokus itu terjadi jika tidak suruh (tidak sadar bahwa saat itu kita benar-benar fokus) tapi saat kita sadar apa yang mau difokuskan itu 90% gagal.
Saya ambil beberapa kasus yang sering kita alami dalam hal fokus 100% tanpa kita sadari:
1-Bagi kita yang penggila bola,unjuk tangan sob.Saat kita menonton Bola,apalagi yang main adalah team kesayangan,tanpa kita sadari,kita benar-benar fokus saat itu 100%,lupa akan akan waktu,tak perduli itu bola tayang jam berapa,tak perduli perut yang sudah miss called,tak perduli nyamuk-nyamuk yang sedang balapan.Karna apa? Karna kita benar-benar fokus saat itu.
2-Begitu juga dengan yang penggila permainan(game),waktu yang berlalu tanpa terasa,tersadarkan karna Azdan Maghrib.Karna apa? Tanpa kita sadari,kita fokus 100%.
3-Saya yakin,60% sobat disini sudah pernah mengalami Patah hati (putus cinta) tidak mau makan,pengennya dikamar saja.Andaipun berjalan diatas bara api,ga bakalan terasa dan ga perduli.
4-Saat kita membaca Al qu'ran,ada yang negur-pun kita tidak bakalan nyahut.Nyamuk juga tak perduli.Karna fikiran lagi fokus dan takut salah.
Dari 4 contoh diatas,Seharusnya kita bisa menyalin salah satu cara kita fokus saat itu,dan kita praktek-kan dalam Shalat,biar Shalat kita benar-benar fokus.Dan contoh nomor 4 adalah contoh cara yang bisa kita praktekkan.
Kenapa harus contoh nomor 4?
Mengaji itu berkaitan dalam Shalat,maksud saya,cara kita fokus saat mengaji bisa kita pakai dalam Shalat biar fokus.
Caranya?
Buset dah,..masih gagal faham? Saat kita mengaji,yang membuat kita fokus itu karna tertuju pada tiap baris bacaan dan bagaimana bunyinya,bagaimana bentuk hurufnya,bagaimana cara membacanya,dll.
Begitu juga dalam hal Shalat,fokuskankah pandangan keatas Sajadah,lalu banyangkanlah bacaan-bacaan Shalat ada tulisannya diatas Sajadah,dan kita mengikuti tiap-tiap tulisan layaknya seperti kita lagi membaca Al-qur'an,bedanya hanya dalam keadaan Shalat.dan tulisan yang kita bayangkan tidak harus tulisan Arab,nanti malah menyusahkan dan jadi gagal kuadrat fokus.Islam itu Flexibel kok sob.Begitu seterusnya sampai rakaat terakhir.
Insya Allah,dengan cara ini,Shalat kita akan Fokus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar